Madrasah Aliyah sebagai bagian dari jenjang pendidikan
tingkat menengah memerlukan upaya pengendalian, penjaminan dan penilaian mutu
dan kualitas pendidikan. Upaya pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan
inilah yang dimaksud dalam UU No. 20 Tahun 2003
dan Keputusan Mendiknas No. 153/U/2003 dan dikenal dengan Ujian Nasional
(UN). Ujian Nasional merupakan fungsi
pengendalian mutu pendidikan (educational
quality control) dan fungsi penjaminan mutu pendidikan (educational quality assurance).
Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk;
(1) Pemetaan mutu satuan dan/atau program
pendidikan; (2) Seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; (3) Penentuan
kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; (4) Pembinaan
dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu
pendidikan (Permendiknas No. 34/2007)
Mulai UN tahun 2008, mata pelajaran yang diujikan untuk
tingkat SMA/MA bertambah menjadi 6 mata pelajaran. Untuk program IPA, mata
pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,
Fisika, Kimia, dan Biologi. Pada program IPS, mata pelajaran yang diujikan
adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ekonomi, Sosiologi, dan
Geografi. Pada program Bahasa, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa
Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Sastra Indonesia, Antropologi, dan
Bahasa Asing lainnya. Pada program Agama, mata pelajaran yang diujikan adalah
Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Tafsir, Hadits, dan Tasawuf.
Sebagai upaya penilaian dan evaluasi ujian nasional pada
tingkat Madrasah Aliyah, pada tulisan ini akan dilakukan analisis hasil ujian
nasional pada Madrasah Aliyah seluruh Indonesia tahun 2007 sampai dengan tahun
2012.
1.
Trend
Hasil Ujian Nasional MA Tahun 2007 – 2012
a.
Peserta
Ujian Nasional
Jumlah peserta Ujian Nasional untuk jenjang pendidikan Madrasah
Aliyah selalu meningkat setiap tahunnya kecuali pada tahun 2011. Pada tahun
2008 jumlah peserta UN MA adalah 258.804 peserta, meningkat 7,46% dari jumlah
peserta tahun sebelumnya sebesar 240.569 peserta, tahun 2009 berjumlah 278.740
peserta meningkat 7,83% dari jumlah peserta tahun sebelumnya, dan pada tahun
2010 berjumlah 289.285 peserta meningkat 3,78% dari jumlah peserta tahun
sebelumnya, serta pada tahun 2011 berjumlah 283.314 peserta menurun 1,32% dari
jumlah peserta tahun sebelumnya (Tabel
1).
Dari tabel 1 dan gambar 1 diketahui jumlah peserta UN MA
dari tahun 2007 sampai dengan 2012 didominasi oleh peserta dari program Ilmu
Pengetahuan Sosial (IPS), kemudian Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa dan
terakhir peserta dari program Agama. Bila diperhatikan, peserta UN program
Agama selalu meningkat setiap tahun, ini menandakan bahwa program Agama semakin
diminati oleh siswa.
Tabel
1. Jumlah Peserta UN MA Tahun 2007-2012
Penurunan
peserta UN MA program Bahasa terus terjadi sejak tahun 2007 sampai dengan 2012.
Hal ini menarik dikaji untuk mengetahui penyebab terjadinya penurunan tersebut dan
menjadi indikator berkurangnya siswa yang berminat pada program tersebut.
Peningkatan
jumlah peserta UN berbanding lurus dengan peningkatan jumlah siswa MA, namun ternyata
peningkatan jumlah peserta UN lebih besar dibandingkan dengan peningkatan
jumlah MA. Hal ini diketahui setelah
dilakukan perhitungan rasio siswa peserta UN dengan siswa MA keseluruhan,
dimana angka rasio-nya semakin meningkat walaupun tahun 2011 dan 2012 mengalami
penurunan kembali. Hal ini bermakna secara relatif terjadi penurunan jumlah
siswa MA setiap tahunnya dan meningkat kembali di tahun 2011 dan 2012.
Gambar 2. Rasio Siswa Peserta UN dengan Siswa MA Tahun 2007-2012
Jumlah
siswa peserta UN tingkat MA sejak tahun 2007-2012 didominasi oleh siswa MA swasta
(Tabel 2), namun secara rasio siswa dan lembaga, proporsi siswa MA negeri yang
menjadi peserta UN lebih banyak dibanding siswa MA Swasta (Gambar 3). Hal ini
bermakna bahwa peserta UN setiap satu MA Negeri lebih banyak dibandingkan
dengan MA Swasta.
Tabel 2. Jumlah Peserta UN MA Tahun 2007-2012
(setiap Program dan
Status Madrasah)
Dari
tabel 2 juga diketahui bahwa siswa
peserta UN untuk program IPA banyak didominasi oleh siswa MA Negeri, sedangkan
program Bahasa, IPS, dan Agama banyak didominasi oleh peserta dari MA Swasta.
Gambar 3. Rasio Siswa Peserta UN dengan lembaga MA Tahun 2007-20112
a. Hasil
Ujian Nasional
Kelulusan
peserta Ujian Nasional tingkat MA selalu meningkat setiap tahun baik pada negeri
maupun swasta. Tahun 2012 tercatat tingkat kelulusan siswa peserta ujian
nasional terbesar selama ini yaitu mencapai angka kelulusan 99.41%. Secara umum
kelulusan siswa peserta UN pada program IPA lebih baik dibandingkan dengan
program yang lain, bahkan pada tahun 2012 kelulusan siswa pada program IPA
tercatat 99,77% yang berarti hanya 0,23% siswa MA yang tidak lulus. Sedangkan
program yang kelulusan siswa terendah terdapat pada program Bahasa.
Tabel 3. Persentase Kelulusan Peserta UN MA Tahun 2007-2012
Persentase
kelulusan siswa tertinggi diperoleh program IPA terjadi sejak tahun 2008 sampai
dengan tahun 2012. Hal ini bermakna secara relatif kualitas pembelajaran pada
program IPA lebih baik dibandingkan program yang lainnya.
Dari gambar
4 dapat diketahui bahwa secara umum kelulusan
siswa MA Negeri selalu lebih baik dibanding MA Swasta sejak tahun 2007 sampai
dengan 2012. Hasil tersebut bermakna bahwa secara relatif kualitas MA Negeri
selalu lebih baik dibanding MA Swasta. Hal ini harus menjadi pendorong bagi
instansi terkait untuk meningkat kualitas pembelajaran pada MA Swasta.
Pada
UN tahun 2012, untuk program bahasa nilai rata-rata tertinggi diperoleh MAS Al
Irsyad Gajah Kabupaten Demak Jawa Tengah, pada program IPA nilai rata-rata
tertinggi diperoleh MAN Aek Natas Kabupaten Labuhan Batu Utara Sumatera Utara,
untuk program IPS nilai rata-rata tertinggi diperoleh MAS Al Fatah Kabupaten Gresik
Jawa Timur, dan pada program Agama nilai rata-rata tertinggi diperoleh MAS Koto
Petai Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci Jambi. Berikut daftar lima besar MA
masing-masing program engan nilai rata-rata tertinggi pada UN Tahun 2010 :
Tabel 4. Lima besar MA Program Bahasa dengan nilai
rata-rata tertinggi UN Tahun 2012
Tabel 8. Perbandingan Kelulusan Siswa MA dan MA Tahun
2007-2012
Gambar 5. Perbandingan
Persentase Kelulusan Siswa MA dan SMA Tahun 2007-2012
a. Pencapaian
Kompetensi Pendidikan pada UN 2012
1) Program
Bahasa
Tabel
9. Statistik Ujian Nasional MA Program Bahasa Tahun 2012
1) Program
IPA
Tabel
10. Statistik Ujian Nasional MA Program IPA Tahun 2012
Data pada tabel 10
menunjukkan bahwa semua mata ujian termasuk klasifikasi sangat baik (A). Nilai
rata-rata terendah terdapat pada mata ujian Bahasa Inggris yaitu 7,58 sedangkan
tertinggi pada mata ujian Kimia yaitu 8,26. Hasil Ujian Nasional MA ini
mengindikasikan secara umum siswa MA program IPA sudah mencapai kompetensi yang
baik pada mata pelajaran yang diujikan. Dilihat dari keragaman atau variasi
antar nilai, mata ujian kimia menunjukkan variasi yang cukup tinggi (< 1)
yang berarti kemampuan siswa program IPA sudah cukup baik dan menunjukkan
tingkat keberhasilan pembelajaran yang cukup baik. Variasi terendah terdapat
pada mata ujian kimia yaitu 0,73 dan
variasi tertinggi pada mata ujian fisika yaitu 10.92. Bila ditinjau dari sisi
range (jarak) nilai tertinggi dan terendah, pada setiap mata ujian masih terdapat siswa yang memiliki nilai
rendah padahal nilai tertinggi yang didapat siswa adalah 9,90. Ini berarti
masih terdapat siswa yang secara kompetensi masih rendah pada setiap mata
pelajaran.
1) Program
IPS
Tabel 11. Statistik Ujian Nasional MA
Program IPS Tahun 2012
Data di atas
menunjukkan bahwa semua mata ujian termasuk klasifikasi baik dan sangat baik (B
dan A). Nilai rata-rata terendah terdapat pada mata ujian bahasa Inggris yaitu
7,29 sedangkan tertinggi pada mata ujian Matematika yaitu 7,88. Hasil Ujian
Nasional MA ini mengindikasikan secara umum siswa MA program IPS sudah mencapai
kompetensi yang baik pada mata pelajaran yang diujikan. Dilihat dari keragaman
atau variasi antar nilai, mata ujian Matematika menunjukkan variasi yang cukup
tinggi (0,92) yang berarti kemampuan siswa program IPS pada mata ujian Matematika
cenderung lebih bervariasi dan menunjukkan tingkat keberhasilan pembelajaran
belum cukup baik. Variasi terendah terdapat pada mata ujian Geografi yaitu 0,73 dan variasi tertinggi pada mata
ujian Matematika yaitu 0,99. Bila ditinjau dari sisi range (jarak) nilai
tertinggi dan terendah, pada setiap mata ujian
masih terdapat siswa yang memiliki nilai rendah padahal nilai tertinggi
yang didapat siswa adalah 9,90. Ini berarti masih terdapat siswa yang secara
kompetensi masih rendah pada setiap mata pelajaran.
1) Program
Agama
Tabel
12. Statistik Ujian Nasional MA Program Agama Tahun 2012
Data di atas
menunjukkan bahwa semua mata ujian termasuk klasifikasi baik dan sangat baik (B
dan A). Nilai rata-rata terendah terdapat pada mata ujian bahasa Inggris yaitu
7,15 sedangkan tertinggi pada mata ujian ilmu hadits 7,95. Hasil Ujian Nasional
MA ini mengindikasikan secara umum siswa MA program Agama sudah mencapai
kompetensi yang baik pada mata pelajaran yang diujikan. Dilihat dari keragaman
atau variasi antar nilai, mata ujian Matematika menunjukkan variasi yang cukup
tinggi (> 1) yang berarti kemampuan
siswa program Agama pada mata ujian Matematika cenderung lebih bervariasi dan
menunjukkan tingkat keberhasilan pembelajaran belum cukup baik. Variasi
terendah terdapat pada mata ujian tafsir dan ilmu hadits yaitu 0,85 dan variasi tertinggi pada mata ujian
Matematika yaitu 1,13. Bila ditinjau dari sisi range (jarak) nilai tertinggi
dan terendah, pada setiap mata ujian
masih terdapat siswa yang memiliki nilai rendah padahal nilai tertinggi
yang didapat siswa adalah 9,90. Ini berarti masih terdapat siswa yang secara
kompetensi masih rendah pada setiap mata pelajaran.
Hal yang dapat
dilakukan untuk mengatasi kekurangan pada beberapa mata pelajaran yang diujikan
pada UN tersebut antara lain : (1) peningkatan kualitas guru dalam upaya
meningkatkan pemahaman konsep-konsep materi pelajaran; (2) menyediakan sarana
prasarana pendukung seperti ruang laboratorium dan perlengkapannya; dan (3)
pengayaan materi-materi pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar